AHLAN WA SAHLAN YA RAMADHAN MUBAROK

AHLAN WA SAHLAN YA RAMADHAN MUBAROK

TV MUHAMMADIYAH (ADiTV Jogja)

Untuk dapat menonton konten ini anda perlu menginstall flash player
# Langsung live dari Adi-TV Jogjakarta

Kamis, 12 Juni 2014

MUSYDA TARJIH MUHAMMADIYAH KOTA SURABAYA

MASIH BANYAK PERMASALAHAN DENGAN IBADAH HAJI KITA..
Tidak hanya penyelenggaranya saja yang dianggap 'bermasalah', tetapi ada beberapa ibadah ritual masih dipertanyakan.. MAU TAHU???

Ikuti... Musyawarah Daerah Tarjih Muhammadiyah Surabaya 

Insya Allah akan dilaksanakan pada :
Hari : AHAD, tanggal : 15 Juni 2014, pukul : 08.00 - 21.15
Tempat : Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

Materi : Thowaf Qudum, Mabit dimina jadid, Pakaian Ihrom laki-laki dan Miqad Haji Gelombang II.

Untuk informasi, peran serta dan partisipasi sebagai peninjau, silakan hubungi ULUM (031-3824240) atau DICKY (081554041850)..

Minggu, 08 Juni 2014

LAZISMU PDM SERAHKAN BANTUAN KE EKS PSK JARAK SURABAYA



Ahad pagi (8 Juni 2014) di Gedung Dakwah Muhammadiyah bertepatan dengan pembukaan Workshop Konsolidasi Penghimpunan Zakat, LAZISMU dan PD Muhammadiyah Kota Surabaya menyerahkan bantuan usaha kepada beberapa eks PSK Jarak-Dolly Surabaya yang mau bertaubat kembali ke jalan yang benar. Bantuan berupa modal usaha peralatan laundry, rombong dan uang modal kerja serta peralatan Sholat dan buku-buku agama. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Zayyin Chudlori, Ketua PD Muhammadiyah Surabaya kepada eks PSK yang datang. Selain itu mereka juga akan menerima pembinaan keagamaan secara rutin dan pendampingan lapangan oleh para relawan dari Muhammadiyah Surabaya, diantaranya dari PRM Putatjaya, Aisyiyah dan MDMC. Sedianya yang datang di acara ini adalah 18 orang eks PSK, namun karfena adanya intimidasi dan ancaman fisik maka hanya 11 orang saja yang datang.

Workshop juga membahas tentang pentingnya membranding gerakan zakat oleh M Arif Budiman (Konsultan LAZISMU Pusat), konsolidasi penghimpunan zakat melalui UPZ di Masjid/Musholla Muhammadiyah se-Surabaya, persiapan menjelang ramadhan 1435 H dan persiapan panitia pemberangkatan Muktamar Muhammadiyah di Makassar 2015.

Senin, 02 Juni 2014

MUHAMMADIYAH DUKUNG PENUTUPAN LOKALISASI


Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya mendukung langkah-langkah Pemerintah Kota Surabaya untuk menutup Lokalisasi Pelacuran yang ada di Surabaya. “Sejak dulu kami selalu menyerukan agar Pemerintah menutup tempat-tempat maksiat yang ada di Kota Surabaya, terutama Lokalisasi Pelacuran, karena dampak negatifnya yang luar biasa besar terhadap kehancuran moral dan generasi. Contoh nyata adalah berjangkitnya penyakit menular seksual dan HIV/AIDS. Disamping itu merebaknya kriminalitas, narkoba, judi, minuman keras hingga rusaknya moral anak-anak. Kota Surabaya selalu dicitrakan sebagai Kota Prostitusi terbesar kedua di Asia Tenggara. Ini adalah citra buruk yang harus segera diperbaiki. Alhamdulillah, Ibu Tri Rismaharini sebagai Walikota yang didukung oleh jajarannya, telah melakukan langkah-langkah riil guna menutup lokalisasi pelacuran yang ada di Surabaya satu demi satu. Tentu kami sangat mengapresiasinya.” demikian pernyataan Drs. Zayyin Chudlori, M.Ag, Ketua PDM Kota Surabaya. “Muhammadiyah sangat mendukung penutupan lokaliasasi pelacuran!” tegasnya. “Tidak hanya itu, kami juga melakukan pemberdayaan bagi para WTS yang kembali ke jalan yang benar, dengan memberi pelatihan, santunan dan bimbingan keagamaan agar mereka tidak kembali lagi ke lembah nista” tambahnya. (Adit-RED).

Selasa, 27 Mei 2014

PDM SURABAYA SOSIALISASIKAN IURAN ANGGOTA VIA BRI SYARIAH

Lewat Surat Keputusan (SK) bernomor 38/KEP/I.0/C/2012, Mu-hammadiyah menyerukan kepada seluruh anggota dan sim-patisannya untuk menggiatkan budaya infaq di persyarikatan. SK yang dikeluarkan 24 Januari 2012 ini berjudul “Iuran anggota, infaq tetap, infaq siswa dan mahasiswa serta alokasi dana Persya-rikatan”. Besaran iuran anggota Muhammadiyah berbeda-beda, seperti Anggota Muhammadiyah yang menjabat sebagai pimpinan persyarikatan di semua tingkatan, anggota Muhammadiyah yang menjabat sebagai karyawan di jenjang, unsur, dan Amal Usaha Muhammadiyah dan anggota Muhammadiyah di luar AUM.

Agar tersentral, maka anggota wajib memiliki rekening di tabungan bank syariah yang telah menjadi mitra Muham-madiyah. Semua iuran anggo-ta dan infaq yang masuk, di-peruntukan bagi kelangsung-an gerakan dakwah Muham-madiyah yang telah menetap-kan prosentasenya dari mulai tingkat Pusat sampai Ranting. Semakin ke bawah, prosentasi dana dakwah semakin besar.

Untuk itu pada tanggal 27 Mei 2014, PDM Surabaya di Gedung Dakwah Muhammadiyah mengadakan Sosialisasi Iuran Anggota berbasis Rekening Tabungan Bank kepada seluruh Pimpinan Majelis / Lembaga, Badan Pembantu dan Kepala AUM di lingkungan Persyarikatan bersama pihak BRI Syariah. Diharapkan dengan pembukaan rekening di BRI Syariah maka Iuran Anggota yang selama ini tersendat kembali menjadi lancar. (Adit-RED).

Selasa, 06 Mei 2014

PERSIAPAN JELANG UN SD

Motivasi peserta US/UN SD Muhammadiyah kota Surabaya bersama trainer handal, ust. Bagus Sanyoto, M.Si, Selasa, 6 Mei 2014 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya. Sebanyak 230 anak ikut larut dalam kegiatan yang memberikan penguatan mental, pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan dalam menghadai ujian yg akan berlangsung mulai 19 Mei 2014. Diantara materi yg cukup menarik adalah penumbuhan kepercayaan diri dan ujian tanpa curang dengan sebuah simulasi. Slamat anak-anakku, smg kegiatan hari ini menjadi bekal untuk menghadapi ujian shg memperoleh prestasi yg membanggakan. (Munahar-RED).

Kamis, 03 April 2014

PERUBAHAN PERILAKU CALON WALI MURID DALAM MENENTUKAN PILIHAN SEKOLAH

Menanamkan persepsi positif sebuah sekolah pada maasyarakat bukanlah pekerjaan mudah. Butuh waktu panjang untuk mengenalkannya. Salah satunya, memberikan pemahaman terhadap sekolah yang kita kelolah, sehingga mampu merubah pola pikir seseorang agar memiliki komitmen yang kuat terhadap sekolah. Melalui komitmen kuat terhadap sekolah dari perseorangan akan melahirkan persepsi positif suatu keluarga, kelompok dan persepsi masyarakat yang sering kita sebut customer sekolah.

Customer merupakan salah satu stakeholder paling penting dalam membesarkan sebuah sekolah. Tiap sekolah menginginkan lembaga yang dikelolanya tetap eksis, mendapakan posisi tepat dengan keunggulan-keunggulan berbeda. Pada persaingan antar sekolah yang semakin terbuka ini, perubahan terjadi pada competitor sekolah. Artinya, calon wali murid saat ini sudah mulai cerdas dan paham perihal kriteria memilih sebuah sekolah yang tepat untuk anaknya, tidak selalu memilih sekolah yang sama, yang saudara atau keluarganya pernah bersekolah. 

Perubahan cara berperilaku calon wali murid tidak terlepas dari percepatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Setelah ditemukannya teknologi internet, perkembangan teknologi informasi mengalami loncatan yang luarbiasa. Jauh dari pemikiran semua orang masa lalu, semua informasi dari seluruh penjuru dunia dapat dibaca seketika itu juga oleh semua orang. Dampak yang terjadi amat besar dalam seluruh aspek kehidupan.
Begitu pula dengan calon wali murid sebagai individu dan manusia yang selalu ingin berkembang bersama dengan dinamika masyarakatnya agar tidak tertinggal. Sehingga calon wali murid saat ini hidup dalam media sosial yang semakin lama semakin masif. Segala macam interaksi sosial termasuk layanan dengan cepat dan sistemik dapat berlangsung tanpa siapapun yang mampu mengendalikan. Percepatan ini menjadikan calon wali murid bebas untuk berpendapat sekaligus memilih sekolah tanpa memperdulikan ketentuan-ketentuan yang mengikat.

Rabu, 02 April 2014

PEMBUKA PINTU ILMU

Ketika manusia terlahir ke dunia sangat lemah dan tak berdaya. Namun demikian, Allah memberikan modalitas belajar sebagai pintu pembuka ilmu. Semua informasi masuk melalui pintu ini, yaitu pendengaran, penglihatan, dan hati. Baik informasi positif maupun yang negatif. Semakin banyak informasi positif diterima anak, maka menjadi modal yang cukup berharga. Sebaliknya, ketika informasi negatif yang banyak mewarnai anak, maka benih kerusakan telah tertanam sejak awal.

Modalitas pertama masuknya pintu ilmu pada kehidupan anak adalah pendengaran. Sebelum anak bisa melihat, informasi awal diperoleh adalah mendengar. Perhatikan bayi yang baru lahir dan belum bisa melihat, terlebih dahulu merespon suara. Si bayi tersenyum saat mendengar suara yang menyenangkan dan menangis saat mendengar suar-suara yang mengusik ketenangan. Dengan kondisi seperti ini, maka sangatlah wajar jika anak selalu diperdengarkan informasi positif. Misalnya saja alunan suara Al-Qur'an, ucapan yang lembut, lagu-lagu religi maupun motivasi, dan lain-lain.

Modalitas kedua yang menjadi pintu masuknya ilmu adalah penglihatan. Bagi anak yang sudah bisa melihat, maka warna kehidupan direkam melalui apa yang dilihatnya. Ketika contoh-contoh yang dilihat itu contoh yang baik, maka ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi anak. Jika apa yang dilihat itu perilaku buruk, maka sesungguhnya menjadi pelajaran yang sangat berbahaya bagi anak. Anak banyak belajar dari apa yang didengar dan dilihat. Terutama bagi anak yang masih berusia di bawah delapan tahun. Pada usia di bawah delapan tahun merupakan masa tanam. Apapun yang dicontohkan, baik dalam perilaku maupun ucapan merupakan bentuk yang ditanamkan dan kelak akan berbuah di masa-masaselanjutnya. Di usia ini anak dengan mudah meniru apa yang dicontohkan orang-orang dewasa tanpa bertanya benar atau salah.

Jika melihat fenomena yang ada, sangat tidak menguntungkan bagi generasi yang lahir saat ini. Ketika mereka dilahirkan, apa yang didengar bukan alunan ayat al-Quran, tetapi gegap gempitanya goyang oplosan serta maraknya hiburan dan hura-hura. Begitu juga yang dilihat bukan contoh-contoh positif dari orang dewasa, perilaku yang negatif tak terhindarkan lagi. Baik yang didengar dan dilihat dari televisi maupun yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Sesungguhnya kita perlu prihatin dan kasihan terhadap generasi saat ini.

Selasa, 01 April 2014

SANG PEMIMPIN UTAMA

Bila seorang muslim mengagumi pribadi Rosululloh Muhammad SAW itu memang seharusnya. Tentu kekaguman itu atas dasar kebenaran informasi dari Alquran, wahyu yang pasti benar, serta bukti-bukti sejarah yang tak terbantahkan. Kekaguman itu bahkan harus bermuara pada ketaatan kepada-Nya setelah ketaatan absolut kepada Alloh Robbul 'alamin. Ketaatan itu harus diekspresikan dalam bentuk ikrar menjadikan manusia pilihan-Nya itu sebagai teladan utama dalam semua dimensi kehidupan. Ketaatan itu harus disadari sebagai konsekuensi iman dan cinta kepada Alloh dan Rosul-Nya.

“Katakanlah (Muhammad),'Jika kamu benar-benar mencintai Alloh, ikutlah aku, niscaya Alloh mencintaimu dan mengampuni dosa-dosa-Mu. Alloh Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang'. Katakanlah (Muhammad), Taatlah kepada Alloh dan Rasul. Jika kamu berpaling, ketahuilah bahwa Alloh tidak menyukai orang-orang kafir.” Demikian Alloh menegaskan konsekuensi iman dalam Surat Ali Imron 31-32.

Keteladanan Rosululloh sesungguhnya tidak hanya untuk kebajikan umat Islam atau orang beriman semata. Sebab, Alloh mengutus Rosululloh SAW untuk kemaslahatan semesta alam. “Dan tidaklah Aku mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam” demikian ditegaskan dalam Alquran Surat Al-Anbiya 107.

Maka bagi seorang mukmin yang mengharap kebajikan dunia-akhirat, meneladani Rosululloh SAW adalah keniscayaan, atau wajib alias fardu 'ain. “Sungguh nyata bagimu pada diri Rosululloh itu teladan utama , yakni bagi mereka yang mengharap rahmat Alloh dan mengharap kenikmatan akhirat, serta mengingat Alloh sebanyak-banyaknya,” Alquran Surat Al-Ahzab 21.

LAZISMU Surabaya

LAZISMU Surabaya
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah Surabaya